Sabtu, 28 Januari 2017

7 Peran Kepala Sekolah Membangun Kultur Belajar dan Daya Saing




 
Kank Hari MoTivator  Parenting Pendidikan
1.     Memperlakukan para pendidik dan tenaga kependidikan  sebagai  individu dan mitra untuk menjalankan standar pelayanan pembelajaran yang diinginkan .
2.    Mendorong tim  untuk menginternalisasi dan implemantasi nilai nilai luhur sekolah .
3.    Adaptive dan memiliki kesediaan untuk terus belajar secara berkesinambungan dan memastikan para pendidik untuk memiliki semangat belajar yang tinggi dalam kompetensi professional dan interpersonal.

9 Peran Pendidik Membangkitkan Minat Motivasi, Prestasi dan Daya Saing Siswa SMA di Era Digital





Kank Hari , Motivator Parenting Pendidikan
1.     Kesediaan beradaptasi dengan perubahan teknologi, perilaku belajar siswa dan belajar berkesinambungan .
2.    Peka dan tanggap membaca perkembangan trend perilaku belajar siswa serta perkembangan teknologi pembelajaran .
3.    Bersedia mendengar, menerima umpan balik dari respon siswa atas pembelajaran yang sudah dilakukan. 

8 Perilaku Pendidik yang Menghambat Minat Motivasi dan Prestasi Belajar Siswa (SMA/SMK)


Kank Hari Santoso , Motivator Parenting Pendidikan


1.     Terlalu bangga dan membanggakan  pengalaman mengajarnya sehingga sulit beradaptasi dengan perubahan perilaku peserta didik. Akibatnya siswa hanya mendapatkan cerita panjang pengalaman mengajarnya tanpa mendapatkan pembelajaran yang sesungguhnya.
2.    Enggan beradaptasi dengan teknologi komunikasi dan informasi pembelajaran (TIK)  sehingga tidak dapat membimbing siswa dlam pemanfaatan TIK sebagai media dan sumber belajar peserta didik.
3.    Terlalu banyak memberi tugas siswa tanpa memperhitungkan beban tugas yang diterima dari guru yang lain saat bersamaan, sehingga siswa justru main stress dalam menyelesaikan tugasnya karena kesulitan kelola waktunya sendiri. Apalagi jika hasil tugas tidak dinilai atau dievaluasi.

Selasa, 10 Januari 2017

Kriteria “ Performance Excellence “ Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan


Kank Hari Motivator MSDM Indonesia

Konsekuensi logis dari pengelolaan SMA& SMK oleh provinsi menuntut seorang “coordinator” alias kepala cabang dinas yang memiliki “Performance Excellence” dalam membina relasi dengan sekolah sekolah yang menjadi tanggung jawabnya.

Suka tidak suka Kepala Cabang Dinas harus memiliki kemampuan segmentasi “kompetensi” sekolah dalam memberikan layanan pendidikan  sesuai jenis input siswa (SES), jenis program pembelajaran atau mutu SDM masing masing sekolah. Dikarenakan koordinasi dengan SMA/SMK merupakan suatu hubungan harmonis yang dapat meningkatkan akuntabilitas, mutu pelayanan dan citra di masyarakat bukan sekedar menjalankan tugas sesuai analisa jabatan (anjab)saja .

Sabtu, 10 Desember 2016

Manajemen Kehumasan Sekolah: 4 Kiat Sekolah Swasta Hindari Kebangkrutan (Sepi Peminat)




                                                                         
Sekolah bangkrut mungkinkah..?, mengingatkan saya pada kejadian beberapa waktu lalu, saya didatangi kepala sekolah , wkasek humas dan wakasek kurikulum untuk mendesain sebuah workshop pengembangan SDM pendidik , dua minggu kedepan. Mereka bercerita tentang tepatnya curhat tentang “kondisi” yang tidak kondusif di sekolahnya. Oleh karena itu saya meminta waktu beberapa hari untuk “memotret” situasi dan kondisi sekolah dengan menyebar angket kepada guru dan siswa, tujuannya sederhana mengukur persepsi proses pembelajaran di sekolah bersangkutan. Sebelum workshop berlangsung sekaligus materi kongret untuk perbaikan mutu kinerja.

Hasilnya mengejutkan dari sisi guru , 

Jumat, 09 Desember 2016

Manajemen Kehumasan Sekolah: Karakter Cinta Lingkungan Sebagai Positioning dan “Brand Image” Sekolah


    
Kank Hari , Motivator Peningkatan SDM Bidang Perikanan dan Kelautan

Sekelompok siswa menuntun sepeda motornya memasuki lahan parker sekolah yang atapnya merupakan”tenda” pepohonan hasil sumbangan alumni beberapa tahun lalu menambah asri pemandangan SMAN 1 Dampit Malang . Menciptakan suasana sejuk dan nyaman bagi saya yang berkunjung ke  sekolah ini.

Sama seperti sekolah sekolah yang sengaja membangun karakter peduli lingkungan , mereka mengedukasi peserta didik dan membangun berbagai kegiatan berbasis lingkungan. Namun yang membedakan di SMAN 1 Dampit Malang ini adalah menempatkan peduli lingkungan sebagai “positioning” pelayanan pendidikan disekolah itu dengan menetapkan diri sebagai sekolah Adi Wiyata, sebagai “brand association “sekolah.  Dan tentu saja upaya yang dilakukan ini banyak menghasilkan prestasi dibidang lingkungan.

Manajemen Kehumasan Sekolah: 6 Kiat Meningkatkan Citra Mutu Kinerja Pendidik




                           
Kank Hari , Motivator Diklat Humas Sekolah Indonesia
Citra mutu kinerja pendidik adalah kunci setiap program pembelajaran pada satuan pendidikan disekolah yang ingin menciptakan prestasi dan daya saing sekolah, agar mendapatkan trust dan support dari “stakeholder”. Namun mengelola citra sekolah dengan beragam perilaku sdm membutuhkan perencanaan strategis, kepercayaan dan waktu yang tidak sedikit.

Guna mewujudkan cita cita mulia sekolah mewujudkan visi dan misi serta citra pelayanan public yang positif , maka semua elemen penyelenggara pendidikan di sekolah harus memiliki komitmen dan kesungguhan menjalankan sesmua kesepakatan yang telah diputuskan.