Sabtu, 16 September 2017

Mengapa Sulit Membangun SDM Berkarakter..?




“Kank , saya sudah puluhan kali ikut seminar  dan mengikutkan teamdalam beragam pelatihan , namun  hasilnya tidak sebanding, hanya sebatas dapat teorinya saja , padahal investasinya tidak murah, apa nya yang salah..?”, Kata seorang manajer  pemasaran perusahaan dibidang garment yang pasarnya sudah menasional .

Sebelum menjawabnya mari kita ambil kisah penolakan Imam Ja’far untuk permintaan do’a seseorang yang menghadap kepadanya.

Dalam ketidak berdayaan kadang seseorang mengabaikan kemampuan berpikir logisnya dengan mengabaikan factor upaya dan hanya berharap bantuan dari orang pintar… Simaklah kisah berikut ini :

Kamis, 14 September 2017

3 Mindset agar Allah SWT Mempercepat Terkabulnya do’a




Kank Hari Santoso, Motivator Pengembangan MSDM
“Jika  hambaKu bertanya padamu tentang aku, maka sesungguhnya Aku dekat , aku mengabulkan permintaan orang yang berdo’a kepada Ku “. Al Baqarah :186 

Rosulullah Saw, “ Berdo’alah kepada Allah dan kalian yakin akan dikabulkan. Ketahulilah , sesungguhnya Allah tidak akan mengabulkan  do’a dari hati yang lalai dan lupa”. HR At Tirmidzi 2766.

Sebagaian orang merasa bersyukur karena do’anya telah dikabulkan sementara sebagian besar, menanti dan berharap harap cemas akankah doanya terkabul. Sehingga tidak jarang banyak diantara mereka yang merasa tidak yakin do’anya akan terkabul, akibatnya mereka justru berperilaku yang makin menjauhkan dirinya dari alasan terkabulnya do’a (lalai dan lupa). 

Rabu, 06 September 2017

Prophet Service Leadership : “Sukses karena Yakin Allah Menolong”.




Foto Ilutsrasi:Momo Indie, Professional Teen Model
Salah seorang sahabat yang menderita kemiskinan yang sangat sampai mengalami kesulitan dalam memberikan nafkah anak istrinya, mengeluh dan mengadu serta berharap mendapatkan solusi atas persoalan yang dihadapi dari Baginda Rosulullah SAW, berkat saran istrinya karena kondisi perekeonomian sudah kritis dan genting. 

Berangkatlah sahabat ini menuju kediaman rosulullah, namun belum samapai kerumah rosul. terngiang hadis nabi: “Barang siapa memohon pertolonganku akan kuberi pertolongan, Dan Barang siapa mencukupkan diri maka Allah akan mencukupi dirinya”. Lalu pulanglah sang sahabat tadi. Namun karena kebutuhan hidup sangat mendesak karena kemiskinan ia terpaksa berangkat kerumah rosulullah. Namun seperti kejadian pertama ia pun kembali kerumah sebelum sampai maksudnya karena tergiang hadist tersebut. 

Prophet Service Leadership Practice : “Pantang berdo’a sebelum usaha”




Kank Hari Santoso , Motivator & Konsultan MSDM
Dalam ketidak berdayaan kadang seseorang mengabaikan kemampuan berpikir logisnya dengan mengabaikan factor upaya dan hanya berharap bantuan dari orang pintar… Simaklah kisah berikut ini :

“Wahai tuanku imam ja’far ash shidiq , saya sangat berharap  semoga anda berkenan mendo’akan saya agar Allah melimpahkan rezeki dan kekayaan kepada saya. Anda tahu sendiri , saya sekeluarga saat ini sangat miskin, buat makan sehari hari saya sudah kebingungan harus kemana mencarinya”.

Spontan Imam Ja’far as Shidiq  menolak:” Aku tak akan berdo’a untukmu!”. 

“Mengapa tuan tidak mau mendo’kan saya, padahal saya sudah jauh jauh menghadap anda tuanku” kata orang tersebut. 

Prophet Service Leadership Practice : Lakukan sendiri jika ingin memberi teladan



 
Kank Hari Santoso, Motivator & Konsultan  Pengembangan MSDM
Jika anda ingin mendapatkan dukungan dari para pengikut atau anda merasa perlu semua perintah dan aturan anda dikuti, ada baiknya , kita belajar kisah berikut ini.  
Rosulullah kembali ke tempat unta yang ditinggalkan,hal tersebut membuat para sahabat yang sedang berbondong bondong menjuju ke mata air untuk berwudhu karena akan melakukan shalat berjamaah.  Mereka menyangka Rosulullah tidak menyukai lokasinya. “Mau kemana ya rosul..?”.

Beliau menjawab “Aku akan menambatkan untaku”

“Mengapa  mesti repot ya Rosul biarkan kami nanti yang akan menambatkannya” .kata mereka serempak. Lantas apa sabda rosul

Rabu, 30 Agustus 2017

4 Syarat "The Good Mentor"




Kank Hari Santoso, Motivator Pengembangan MSDM
“Mana mungkin , mereka setuju kank , kalau saya yang harus presentasi.”, saat saya selaku workshop leader  memberikan tugas  “Jubir “kepada seorang staff yunior  devisi personalia yang selama ini dipandang sebelah mata oleh rekannya dan para senior  untuk memaparkan rekomendasi hasil action plan  teamnya kepada “floor” .
Mengapa tidak..?”. Jawab saya.
“Begini kank, saya bukan jago ngomong, saya juga lebih banyak dapat tugas dibelakang meja  banyak teman teman meledek saya sebagai sosok minder…pokoknya jangan saya!”.
“Ok , tapi apakah kamu sudah susun materi action planmu ..”
“sudah..!”
“Baik kita Tanya apakah teammu setuju kalau kamu  maju presentasi  sebagai surprise effect  bagi seluruh divisi dan karyawan ..!”

Sabtu, 26 Agustus 2017

Personality Skill: 80 % Murid Sukses Karena “Guru” Lebih Mengenal Diri Sendiri (1)


Kank Hari Workshop Pengembangan SDM

Saya sudah mengajar lebih dari 30 tahun , murid saya sudah banyak yang jadi orang…” namun tidak demikian dengan para siswanya saat ini yang merasa guru tersebut  bukanlah guru idola mereka. Para siswa beranggapan gurunya terlalu jadul dalam metode pembelajaran, galak dan dianggap tidak mengerti ‘life style’ siswanya.  Akhirnya boro boro siswa termotivasi untuk giat belajar yang ada malah stress akibat beban belajar yang tidak menyenangkan. 

Tidak jarang setiap pendidik mengakui teknik dan metode belajarnyalah yang paling ampuh dalam membentuk kompetensi akademik anak, bisa jdi teknik itu memang betul adanya berhasil pada beberapa siswa , namun teknik yang tampaknya sukses tadi malah sama sekali tidak berhasil kepada hampir sebagian besar siswa lainnya.